Sejarah

Ide untuk membentuk yayasan ini dimulai saat pelaksanaan respon lanjut usia terlantar oleh Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji di Gowa respon kasus tersebut diawali oleh keprihatinan oleh salah satu pendiri yayasan melihat kondisi Lanjut usia tersebut, kemudian mencoba  berkoordinasi kepada BRLSU Gau Mabaji di Gowa yakni Bapak Eka Keswara Putra mengenai hal tersebut, pada saat kegiatan Respon Kasus tersebut BRLSU Gau Mabaji dan Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar memberi masukan kepada salah satu pendiri untuk membuat wadah atau lembaga yang dapat melakukan pendampingan terhadap kasus- kasus serupa, mengingat pendiri selama ini melakukan pekerjaan sosial yakni program pendampingan dan lepas pasung pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta pendampingan pada keluarga dan Lanjut Usia dirumah dalam bentuk Home Care sudah kurang lebih 6 tahun lamanya akan tetapi tidak memiliki lembaga. Hasrat untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada sesama manusia sebagai tujuan hidup di dunia dan sebagai amal kebaikan untuk di akhirat, semakin menjadi dongkrak untuk menciptakan wadah yang menjadi jembatan penghubung antara mimpi dengan kenyataan. Dengan berbekal semangat yang tinggi serta keyakinan akan kebesaran Allah SWT dengan segala keterbatasan, dan kesadaran akan kekurangan, melalui rapat yang membahas tentang pendirian yayasan, Para Pendiri pun sepakat membentuk yayasan yang diberi nama Yayasan Mandar Indonesia. Selanjutnya setelah mencapai kesepakatan, Para Pendiri pun mengurus segala bentuk administrasi, sehingga terwujudlah Yayasan Mandar Indonesia ini. Kemudian Yayasan Mandar Indonesia pun mulai melakukan aktivitasnya guna mewujudkan visi yayasan