{"id":123,"date":"2020-05-09T06:26:04","date_gmt":"2020-05-08T22:26:04","guid":{"rendered":"https:\/\/yamando.id\/?page_id=123"},"modified":"2020-05-09T06:26:04","modified_gmt":"2020-05-08T22:26:04","slug":"lks-kpn","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/kelembagaan\/lks-kpn\/","title":{"rendered":"LKS KPN"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pengertian<\/strong><\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>adalah suatu Lembaga naungan Yayasan Mandar Indonesia yang bergerak di bidang penanggulangan masalah penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya).<\/p>\n<p>Lembaga ini dibentuk atas dasar\u00a0<strong>keprihatinan<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>kepedulian<\/strong>\u00a0terhadap suatu kondisi yaitu semakin meningkatnya jumlah korban penyalahgunaan NAPZA di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. NAPZA dan dampaknya, telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan dan masa depan individu, keluarga, dan masyarakat.<\/p>\n<p>Penanggulangan masalah penyalahgunaan NAPZA saat ini bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan juga segenap lapisan masyarakat. <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> berusaha untuk ikut ambil bagian dengan cara memulihkan para korban penyalahguna NAPZA melalui Panti Rehabilitasi serta mencegah meluasnya penyalahgunaan NAPZA dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat<\/p>\n<p><strong>Visi<\/strong><\/p>\n<p>Dijiwai oleh semangat memberdayakan, dan ikut serta mewujudkan masyarakat yang sehat secara\u00a0<strong>fisik<\/strong><strong>,\u00a0<\/strong><strong>mental<\/strong>, dan\u00a0<strong>sosial<\/strong><strong>,\u00a0<\/strong><strong>terbebas dari ketergantungan NAPZA<\/strong>, dan hidup sesuai dengan<strong>\u00a0<\/strong><strong>harkat dan martabat kemanusiaannya<\/strong><strong>.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Misi<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Menyelenggarakan Program treatment bagi para korban penyalahgunaan NAPZA melalui sebuah\u00a0<strong>Panti Rehabilitasi\u00a0Sosial<\/strong>dengan metoda\u00a0<strong>Therapeutic Community<\/strong><strong>.<\/strong><\/li>\n<li>Melakukan\u00a0<strong>Program Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA\u00a0<\/strong>melalui suatu Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA\u00a0 atau\u00a0<em>Drugs Prevention Education (DPE)\u00a0<\/em>bagi segenap lapisan masyarakat.<\/li>\n<li><strong>Legalitis<\/strong><strong>\/Ijin Operasional<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Ijin Operasional Dari Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar Nomor 460\/1533\/PSFM\/Dinsos\/XII\/2019 Tanggal 16 Desember 2019<\/p>\n<p><strong>Struktur Organisasi :<\/strong><\/p>\n<p>Lembaga Kesejahteraan Sosial <strong>Korban Penyalahgunaan Napza (LKS KPN) <\/strong>Mandar Indonesia dikelola dibawah naungan Yayasan Mandar Indonesia SK Nomor\u00a0 3\/SK.YMI\/XII\/2019, Tanggal 02 November 2019.<\/p>\n<p><strong>Pembina<\/strong><strong> dan Pengawas<\/strong><strong> :\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Eka Keswara Putra,S.Kep<\/li>\n<li>Rahmatullah Darmawan,S.Kep.,Ns<\/li>\n<li>Yahya,S.Pd.I,.M.Si<\/li>\n<li>Herlina Mando,SH<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Pengurus Harian :<\/strong><\/p>\n<p>Ketua\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Nurul Aeni,S.Kep<\/p>\n<p>Sekretaris\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Syamsidar,S.Kep.,Ns.,M.Kes<\/p>\n<p><strong>Seksi &#8211; Seksi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/strong><\/p>\n<p>Komunikasi Informasi &amp; Komunikasi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p>Seksi Rehabilitasi Sosial\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p>Seksi Advokasi Sosial\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p>Konselor Program\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p>Pembina Kerohanian\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p>Psikiater\/Kejiwaan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Services\/Pelayanan<\/strong><\/p>\n<p>Bentuk-bentuk pelayanan yang akan dilakukan\u00a0 oleh <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>adalah :<\/p>\n<p><strong>Menyelenggarakan Pusat Rehabilitasi\u00a0 NAPZA<\/strong><\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>berlokasi di Jl. Kesadaran Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo. Metode treatment yang digunakan adalah\u00a0\u00a0 <strong>Therapeutic Community\u00a0<\/strong>(TC). TC adalah suatu program treatment yang sangat efektif bagi para penderita ketergantungan NAPZA, yang bertujuan untuk mengembalikan mereka ke dalam masyarakat.<\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>menyelenggarakan Pusat Rehabilitasi Sosial bagi para korban penyalahgunaan NAPZA dengan \u00a0menggunakan metode\u00a0<a href=\"http:\/\/www.sekarmawar.com\/2015\/06\/12\/therapeutic-community-tc-bagian-i\/\"><strong>Therapeutic Community<\/strong>\u00a0<\/a>(TC). TC adalah metode dan lingkungan yang terstruktur untuk merubah perilaku manusia dalam konteks komunitas yang hidup dan bertanggungjawab. (<em>Richard Hayton, 1998<\/em>). Melalui komunitas terapi ini diharapkan seseorang dapat membangun gaya hidup baru dengan merubah pola perilakunya, dan kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif.<\/p>\n<p><strong>(Program Masih Direncanakan )<\/strong><\/p>\n<p><strong>Konsultasi bagi korban penyalahguna NAPZA<\/strong><\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong><strong> menerima konsultasi bagi para korban penyalahgunaan<\/strong> NAPZA baik bagi si Penderita, keluarga, atau masyarakat yang terkena dampaknya. Tujuan yang ingin dicapai adalah memberi informasi kepada klien mengenai cara penanggulangan penyalahgunaan NAPZA, memberi motivasi kepada para klien untuk menjalankan terapi pemulihan.<\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>menerima konsultasi baik bagi penderita kecanduan, keluarganya, atau anggota masyarakat lainnya. Konsultasi ini dilakukan untuk \u00a0:<\/p>\n<ul>\n<li>Memberi informasi mengenai cara-cara penanggulangan masalah penyalahgunaan NAPZA.<\/li>\n<li>Memberi dukungan dan motivasi kepada para klien untuk menjalankan terapi, sementara keluarganya dapat menjadi pendamping pemulihan yang baik.<\/li>\n<li>Memberi saran atau rujukan ke lembaga-lembaga yang sesuai dengan kondisi korban.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>(Program Masih Direncanakan )<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pengobatan detoksifikasi korban NAPZA<\/strong><\/p>\n<p>Pengobatan detoksifikasi bagi korban penyalahguna NAPZA bekerja sama dengan Rumah Sakit\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026.., serta Rumah sakit lainnya. Detoksifikasi merupakan sebuah proses pengobatan yang ditujukan untuk menghilangkan NAPZA dari tubuh penderita dan mengatasi gejala-gejala putus obat yang menyertainya.<\/p>\n<p>Detoksifikasi adalah proses pengobatan yang ditujukan untuk menghilangkan NAPZA dari tubuh penderita dan mengatasi gejala-gejala putus obat yang menyertainya. <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>\u00a0juga menjalin kerjasama dengan RS. ,,,,,,,,,,,,,,,,,, RS. \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026. serta rumah sakit lainnya<\/p>\n<p><strong>(Program Masih Direncanakan )<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Penyuluhan NAPZA dan penanggulangan bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p>Preventif Drug Education (PDE) adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh LKS KPN Mandar Indonesia yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, seminar, diskusi interaktif atau talk show bekerjasama dengan berbagai institusi pendidikan serta lembaga kemasyarakatan lainnya. Penyuluhan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan NAPZA. <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia <\/strong>melafkukan sosialisasi dampak penyalahgunaan NAPZA kepada masyarakat melalui suatu\u00a0<strong>Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA<\/strong>\u00a0atau\u00a0<em>Preventif Drug Education<\/em>\u00a0(PDE). PDE dapat berbentuk ceramah, seminar, diskusi interaktif atau talk show untuk \u00a0berbagai kalangan seperti institusi pendidikan atau kelompok masyarakat lainnya. <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> juga mengajak segenap lapisan masyarakat untuk ikut serta meng-kampanyekan seruan \u201cAnti Narkoba\u201d baik melalui media cetak maupun media elektronik.<\/p>\n<p><strong>(Program Berjalan)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Family Support Group (FSG) dan Family Association (FA).<\/strong><\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> menjadi fasilitator dalam kegiatan Family Support Group (FSG) dan Family Association (FA) yang beranggotakan keluarga para korban NAPZA serta anggota masyarakat lainnya. Tujuan FSG dan FA adalah mendorong peran aktif anggota keluarga dalam proses pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA.<\/p>\n<p><em>Family Support Group<\/em>\u00a0(FSG) dan\u00a0<em>Family Association<\/em>\u00a0(FA) adalah kelompok yang beranggotakan keluarga para korban penyalahgunaan NAPZA. Tujuan FSG dan FA adalah mendorong peran aktif anggota keluarga terutama dalam proses pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA. <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> memfasilitasi kelompok ini setiap bulan, untuk bertemu dan berdiskusi seputar masalah NAPZA. Diskusi ini juga terbuka bagi siapa saja yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh persoalan NAPZA dan cara penanggulangannya.<\/p>\n<p><strong>(Program Masih Direncanakan )<\/strong><\/p>\n<p><strong>Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL)<\/strong><\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> adalah salah satu lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah menjadi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) sesuai dengan PP No. 25\u00a0th.2011. Dengan melaporkan dirinya seorang pecandu akan berhak mendapatkan pengobatan dan\/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.<\/p>\n<p>Sesuai amanat UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, serta PP No. 25 tahun 2011 menyebutkan bahwa seorang Pecandu Narkotika atau keluarganya diwajibkan untuk melaporkan diri kepada Institusi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah.<\/p>\n<p><strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> adalah salah satu lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), berdasarkan\u00a0<strong>SK Kemensos RI No. 38\/HUK\/2013<\/strong>, dengan melaporkan dirinya seorang pecandu akan berhak mendapatkan pengobatan dan\/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.<\/p>\n<p><strong>\u00a0(Program Masih Direncanakan )<\/strong><\/p>\n<p><strong>Program Preventive<\/strong><\/p>\n<p><strong>Program<\/strong> Pencegahan (Preventive) di <strong>LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia<\/strong> dilakukan dengan memberikan Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan Napza (Preventive Drug Education) bagi masyarakat luas. Program Preventive Drug Education (PDE) ini bertujuan untuk mencegah meluasnya persoalan NAPZA di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda sehingga akan terbentuk suatu generasi yang sehat, bertanggungjawab, dan terbebas dari NAPZA.<\/p>\n<p><strong>(Berjalan)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia adalah suatu Lembaga naungan Yayasan Mandar Indonesia yang bergerak di bidang penanggulangan masalah penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Lembaga ini dibentuk atas dasar\u00a0keprihatinan\u00a0dan\u00a0kepedulian\u00a0terhadap suatu kondisi yaitu semakin meningkatnya jumlah korban penyalahgunaan NAPZA di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. NAPZA dan dampaknya, telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan dan masa depan individu, keluarga, dan masyarakat. Penanggulangan masalah penyalahgunaan NAPZA saat ini bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan juga segenap lapisan masyarakat. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia berusaha untuk ikut ambil bagian dengan cara memulihkan para korban penyalahguna NAPZA melalui Panti Rehabilitasi serta mencegah meluasnya penyalahgunaan NAPZA dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat Visi Dijiwai oleh semangat memberdayakan, dan ikut serta mewujudkan masyarakat yang sehat secara\u00a0fisik,\u00a0mental, dan\u00a0sosial,\u00a0terbebas dari ketergantungan NAPZA, dan hidup sesuai dengan\u00a0harkat dan martabat kemanusiaannya. Misi Menyelenggarakan Program treatment bagi para korban penyalahgunaan NAPZA melalui sebuah\u00a0Panti Rehabilitasi\u00a0Sosialdengan metoda\u00a0Therapeutic Community. Melakukan\u00a0Program Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA\u00a0melalui suatu Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA\u00a0 atau\u00a0Drugs Prevention Education (DPE)\u00a0bagi segenap lapisan masyarakat. Legalitis\/Ijin Operasional Ijin Operasional Dari Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar Nomor 460\/1533\/PSFM\/Dinsos\/XII\/2019 Tanggal 16 Desember 2019 Struktur Organisasi : Lembaga Kesejahteraan Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (LKS KPN) Mandar Indonesia dikelola dibawah naungan Yayasan Mandar Indonesia SK Nomor\u00a0 3\/SK.YMI\/XII\/2019, Tanggal 02 November 2019. Pembina dan Pengawas :\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Eka Keswara Putra,S.Kep Rahmatullah Darmawan,S.Kep.,Ns Yahya,S.Pd.I,.M.Si Herlina Mando,SH Pengurus Harian : Ketua\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Nurul Aeni,S.Kep Sekretaris\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Syamsidar,S.Kep.,Ns.,M.Kes Seksi &#8211; Seksi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Komunikasi Informasi &amp; Komunikasi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Seksi Rehabilitasi Sosial\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Seksi Advokasi Sosial\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Konselor Program\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Pembina Kerohanian\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Psikiater\/Kejiwaan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : &nbsp; Services\/Pelayanan Bentuk-bentuk pelayanan yang akan dilakukan\u00a0 oleh LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia adalah : Menyelenggarakan Pusat Rehabilitasi\u00a0 NAPZA LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia berlokasi di Jl. Kesadaran Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo. Metode treatment yang digunakan adalah\u00a0\u00a0 Therapeutic Community\u00a0(TC). TC adalah suatu program treatment yang sangat efektif bagi para penderita ketergantungan NAPZA, yang bertujuan untuk mengembalikan mereka ke dalam masyarakat. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia menyelenggarakan Pusat Rehabilitasi Sosial bagi para korban penyalahgunaan NAPZA dengan \u00a0menggunakan metode\u00a0Therapeutic Community\u00a0(TC). TC adalah metode dan lingkungan yang terstruktur untuk merubah perilaku manusia dalam konteks komunitas yang hidup dan bertanggungjawab. (Richard Hayton, 1998). Melalui komunitas terapi ini diharapkan seseorang dapat membangun gaya hidup baru dengan merubah pola perilakunya, dan kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif. (Program Masih Direncanakan ) Konsultasi bagi korban penyalahguna NAPZA LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia menerima konsultasi bagi para korban penyalahgunaan NAPZA baik bagi si Penderita, keluarga, atau masyarakat yang terkena dampaknya. Tujuan yang ingin dicapai adalah memberi informasi kepada klien mengenai cara penanggulangan penyalahgunaan NAPZA, memberi motivasi kepada para klien untuk menjalankan terapi pemulihan. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia menerima konsultasi baik bagi penderita kecanduan, keluarganya, atau anggota masyarakat lainnya. Konsultasi ini dilakukan untuk \u00a0: Memberi informasi mengenai cara-cara penanggulangan masalah penyalahgunaan NAPZA. Memberi dukungan dan motivasi kepada para klien untuk menjalankan terapi, sementara keluarganya dapat menjadi pendamping pemulihan yang baik. Memberi saran atau rujukan ke lembaga-lembaga yang sesuai dengan kondisi korban. (Program Masih Direncanakan ) \u00a0 Pengobatan detoksifikasi korban NAPZA Pengobatan detoksifikasi bagi korban penyalahguna NAPZA bekerja sama dengan Rumah Sakit\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026.., serta Rumah sakit lainnya. Detoksifikasi merupakan sebuah proses pengobatan yang ditujukan untuk menghilangkan NAPZA dari tubuh penderita dan mengatasi gejala-gejala putus obat yang menyertainya. Detoksifikasi adalah proses pengobatan yang ditujukan untuk menghilangkan NAPZA dari tubuh penderita dan mengatasi gejala-gejala putus obat yang menyertainya. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia \u00a0juga menjalin kerjasama dengan RS. ,,,,,,,,,,,,,,,,,, RS. \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026. serta rumah sakit lainnya (Program Masih Direncanakan ) \u00a0 Penyuluhan NAPZA dan penanggulangan bagi masyarakat. Preventif Drug Education (PDE) adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh LKS KPN Mandar Indonesia yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, seminar, diskusi interaktif atau talk show bekerjasama dengan berbagai institusi pendidikan serta lembaga kemasyarakatan lainnya. Penyuluhan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan NAPZA. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia melafkukan sosialisasi dampak penyalahgunaan NAPZA kepada masyarakat melalui suatu\u00a0Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA\u00a0atau\u00a0Preventif Drug Education\u00a0(PDE). PDE dapat berbentuk ceramah, seminar, diskusi interaktif atau talk show untuk \u00a0berbagai kalangan seperti institusi pendidikan atau kelompok masyarakat lainnya. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia juga mengajak segenap lapisan masyarakat untuk ikut serta meng-kampanyekan seruan \u201cAnti Narkoba\u201d baik melalui media cetak maupun media elektronik. (Program Berjalan) Family Support Group (FSG) dan Family Association (FA). LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia menjadi fasilitator dalam kegiatan Family Support Group (FSG) dan Family Association (FA) yang beranggotakan keluarga para korban NAPZA serta anggota masyarakat lainnya. Tujuan FSG dan FA adalah mendorong peran aktif anggota keluarga dalam proses pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA. Family Support Group\u00a0(FSG) dan\u00a0Family Association\u00a0(FA) adalah kelompok yang beranggotakan keluarga para korban penyalahgunaan NAPZA. Tujuan FSG dan FA adalah mendorong peran aktif anggota keluarga terutama dalam proses pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia memfasilitasi kelompok ini setiap bulan, untuk bertemu dan berdiskusi seputar masalah NAPZA. Diskusi ini juga terbuka bagi siapa saja yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh persoalan NAPZA dan cara penanggulangannya. (Program Masih Direncanakan ) Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia adalah salah satu lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah menjadi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) sesuai dengan PP No. 25\u00a0th.2011. Dengan melaporkan dirinya seorang pecandu akan berhak mendapatkan pengobatan dan\/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Sesuai amanat UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, serta PP No. 25 tahun 2011 menyebutkan bahwa seorang Pecandu Narkotika atau keluarganya diwajibkan untuk melaporkan diri kepada Institusi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah. LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia adalah salah satu lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), berdasarkan\u00a0SK Kemensos RI No. 38\/HUK\/2013, dengan melaporkan dirinya seorang pecandu akan berhak mendapatkan pengobatan dan\/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. \u00a0(Program Masih Direncanakan ) Program Preventive Program Pencegahan (Preventive) di LKS KPN\u00a0Mandar Indonesia dilakukan dengan memberikan Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan Napza (Preventive Drug Education) bagi masyarakat luas. Program Preventive Drug Education (PDE) ini bertujuan untuk mencegah meluasnya persoalan NAPZA di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda sehingga akan terbentuk suatu generasi yang sehat, bertanggungjawab, dan terbebas dari NAPZA. (Berjalan)<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"parent":30,"menu_order":3,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-123","page","type-page","status-publish","hentry"],"wps_subtitle":"Lembaga Kesejahteraan Sosial Korban Penyalahgunaan Napza","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/123\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124,"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/123\/revisions\/124"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/30"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yamando.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}